Profil Timnas Australia

Timnas-Australia

Autralia adalah Negara yang terhitung mewakili zona Asia untuk ajang Piala Dunia sejak 2006 lalu, saat memutuskan keluar dari konfederasi sepak bola Oseania (OGC) dan bergabung dengan sepak bola Asia (AFC). Yang di mana mereka lolos ke babak 16 besar sebelum sang juara bertahan Italia menaklukan Australia dengan skor 1 – 0 di stadion Friz – Walter, Kaiserlautern Jerman. Australia menjalani debut pertama kalinya di kancah putaran final Piala Dunia pada tahun 1974. Tim yang saat ini berperingkat 59 versi FIFA ini, memulai pengalaman pertamanya itu dengan menuai hasil kekalahan dari Jerman Barat dan Jerman Timur tanpa bisa menciptakan satu gol pun sehingga Australia mengangkat koper lebih cepat.

Timnas-Australia
Tim berjuluk Soccerroos otomatis lolos ke putaran Piala Dunia 2014, melalui babak ketiga tanpa melalui babak satu dan dua kualifikasi AFC untuk memperebutkan jatah tiket ke Brasil, karena mereka sukses di putaran final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Lima dari enam laga yang di mainkan berhasil di menangkan oleh tim ini. Australia hanya mengalami satu kekalahan saat melawan Oman 0 – 1 dalam duel tandang, dengan keuntungan ini timnas Australia berhasil menghentikan langkah Thailand dan Arab Saudi sebagai pesaingnya. Babak selanjutnya adalah babak ke empat kualifikasi AFC, di mana mereka hanya mampu memberikan hasil imbang dari Oman dan Jepang sebelum kekalahannya oleh tuan rumah Yordania dengan skor 1 – 2. Dari sekian laga Australia hanya memperoleh 13 poin dari tiga kali kemenangan dan empat laga seri.

Dengan rentetan hasil yang menurun dan di tambah hasil yang tidak memuaskan di antaranya kekalahan telak 0 – 6 tanpa balas dari Brasil dan Perancis secara berturut – turut. Membuat federasi sepak bola Australia geram dan mengambil langkah cepat, dengan memecatkannya sang pelatih Holder Osiceck. Ia pun di gantikan mantan pelatih Brisbane Roar, dia adalah Ange Postecoglou. Di atas kertas Australia saat ini berada dalam group yang bisa dikatakan cukup berat, pasalnya calon yang akan mereka hadapi di babak fase group B berisikan tim – tim kuat lainnya seperti Spanyol, Belanda dan Chile. Dengan harapan skuad muda Ange Postecoglou, Tim Cahill cs mampu membuat kejutan di Piala Dunia Brasil 2014.

Berikut skuad Australia di Piala Dunia 2014 Brasil :
Penjaga gawang : Eugene Gelekovic (Adelaide United), Mitchell Langerak (Borussia Dortmound), Mat Ryan (Club Brugge).
Pemain bertahan : Jason Davidson (Heracles), Ivan Franjic (Brisbane Roar), Ryan Mcgowan (Shandong Luneng), Matthew Spiranovic (Western Sydney Wanderers), Alex Wilkinson (Jeonbuk Motors), Bailey Wright (Preston North End).
Pemain tengah : Oliver Bozanic (Luzern), Mark Bresciano (Al Gharafa), James Holland (Austria Vienna), Mile Jedinak (Crystal Palace), Massimo Luongo (Swindon Town), Matt Mckay (Brisbane Roar), Mark Miligan (Melbourn Victory), Dario Vidosic (Sion).

Pemain depan : Tim cahill (New York Red Bulls), Ben Halloran (Fortuna Dusseldorf), Mathew Leckie (FSV Frankfurt), Tommy Oar (Ultercht), Adam Taggart (Newcastle Jets), James Troisi (Atalanta).

Incoming search terms:

  • profil timnas australia

Profil Timnas Argentina

Skuad-Timnas-Argentina-Piala-Dunia-2014

Tim yang saat ini bertengger di urutan nomor tujuh versi FIFA menjadi salah satu tim tersukses dengan gelar koleksi terbanyak, di antaranya juara Piala Dunia di tahun 1978 dan 1986, runner – up Piala Dunia 1930 dan 1990, ikut serta dalam Piala Dunia 16 kali dan juara Copa Amerika 14 kali. Dengan rentetan prestasi tersebut, telah membuat Argentina menjadi salah satu tim terkuat di benua Amerika.

Skuad-Timnas-Argentina-Piala-Dunia-2014
Tim yang di kenal dengan nama Albicelestes pun tak pernah kekurangan stock pemain berkelas dunia, mereka mampu melahirkan pemain – pemain baru kelas dunia seperti Angel Di Maria dan yang saat ini menjadi andalan di lini depan Lionel Messi yang di gadang – gadang sebagai generasi emas penerus terdahulunya Diego Maradona. Tak heran jika perjalanan mereka saat menuju putaran Final Piala Dunia 2014 Brasil begitu mulus.

Messi sendiri memang menjadi perhatian lebih bagi rakyat Argentina, Dia di harapkan mampu membawa timnas Argentina masuk dalam tangga keberhasilan. Bertindak sebagai kapten, saat ini Messi sudah tampil menyakinkan. Sebanyak 57 penampilannya di tim nasional, dia sudah menorehkan 17 gol dan di klubnya sendiri dia mampu melesakkan 180 gol dengan jumlah penampilannya sebanyak 269 laga.
Tim yang di arsiteki oleh Alejandro Sabella ini bergabung dalam putaran Piala Dunia 2014 di group F bersama Bosnia – Herzegovina, Iran dan Nigeria. Di lihat dari peta kekuatan tim lawannya di fase group, argentina memiliki peluang besar mampu melangkah dengan mudah ke babak selanjutnya dan menjadi salah satu tim favorit juara di Piala Dunia Brasil 2014.

Berikut adalah skuad timnas Argentina yang berangkat ke Piala Dunia 2014 Brasil :
Penjaga gawang : Mariano Andujar (Catania), Sergio Romero (AS Monaco), Agustin Orion (Boca Juniors).
Pemain bertahan : Hugo Campagnaro (Inter Milan), Federico Fernandez (Napoli), Pablo Zabaleta (Manchester City), Ezequiel Garay (Benfica), Marcos Rojo (Sporting Lisbon), Jose Basanta (Monterrey), Nicolas Otamendi (Atletico Miniero), Martin Demichelis (Manchester City).
Pemain tengah : Javier Mascherano (Barcelona), Jose Sosa (Atletico Madrid), Augusto Fernandez (Celta Vigo), Ricardo Alvarez (Inter Milan), Lucas Biglia (Lazio), Ever Banega (Newell’s Old Boys), Fernando Gago (Boca Juniors), Maxi Rodriguez (Newell’s Old Boys), Enzo Perez (Benfica).
Pemain depan : Lionel Messi (Barcelona), Angel Di Maria (Real Madrid), Rodrigo Palacio (Inter Milan), Gonzalo Higuain (Napoli), Sergio Aguero (Manchester City), Ezequiel Lavezzi (Paris St Germain).

Incoming search terms:

  • timnas argentina
  • foto timnas argentina
  • foto tim argentina
  • skuad timnas argentina terbaru
  • timnas argen
  • skuad timnas argentina terbaru dalam poto
  • poto2 timnas argen tina
  • gambar tim nasional argentina
  • gambar pemain timnas argentina
  • Gambar augusto fernandez timnas argentina

Klose Jadi Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia

klose

Mencetak 15 Gol selama berkarir di turnamen Piala Dunia 2014 membuat Miroslav Klose menyamai rekor gol yang telah ditorehkan Ronaldo (Brasil) sebagai Top Skorer Sepanjang masa Piala dunia.

Tim Nasional Jerman nyaris saja menelan kekalahan di laga kedua Group G Piala Dunia 2014 kontra Ghana. Bagaimana tidak? Di babak pertama mereka tertinggal dua gol dari Wakil Afrika itu, beruntung di babak kedua sukses membalas dua gol balasan, yang mana gol penyama kedudukan alias gol kedua Die Panser dalam laga ini dicetak oleh Miroslav Klose pada menit ke 71.

Bukan hanya menyelamatkan Jerman dari kekalahan, tapi striker SS Lazio itu juga berhasil mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, menyamai torehan Gol Ronaldo (brasil) yakni sebanyak 15 gol.

Mencatatkan rekor tersebut, Klose merasa sangat senang, ia merasa senang karena bisa menyamai rekor sang legenda sepak bola itu.

“Sungguh merupakan sebuah kehormatan yang besar bisa menyamai rekor gol Ronaldo, bagaimana tidak? Dia adalah sosok Striker yang luar bisa, saya berharap bisa bermain lebih banyak lagi dan bisa mencetak gol lagi di Turnamen ini” Ujar Klose kepada salah satu media Setempat.

Kendati demikian, Klose tetap tidak mementingkan rekor gol atau hal lain selain kemenangan tim.

“Bermain dalam 20 pertandingan di Piala Dunia dan mencetak 15 gol diantaranya tidaklah merupakan hal yang buruk, tapi yang terpenting adalah bagaimana kami bisa menang termasuk dalam laga kontra Amerika Serikat nanti” Imbuhnya.

Akankah Klose bisa mencetak gol lagi untuk melampaui rekor gol terbanyak sepanjang masa?…

Mauricio Isla Tak Sabar Ingin Bermain untuk Juve

isla

Defender Tim nasional Cili itu merasa tidak sabar untuk kembali merumpun bersama dengan Juventus, karena klub tersebut adalah tempat dia berkembang.

Tim Nasional Cili berhasil menggasak Spanyol pada pekan kedua babak fase Group Piala Dunia 2014, yang sekaligus menyingkirkan sang juara bertahan itu dari turnamen empat tahunan ini. Tentu saja para pemain Cili tampil hebat dalam laga tersebut sampai-sampai berhasil mengalahkan juara Piala Dunia 2010 dengan skor akhir 2-0. Mauricio Isla adalah salah satu pemain timnas Cili yang tampil apik dalam laga tersebut.

Dia adalah seorang bek kanan milik Juventus FC berusia 26 tahun, dan ketika diwawancarai pasca laga kontra Spanyol, Isla mengaku bahwa dirinya telah berkembang karena Juventus, klub berjulukan Si Nyonya tua itu telah membimbingnya dengan baik dan ia mengaku tidak sabar untuk kembali merumpun bersama klub yang ia cintai itu.

“saya sudah belajar banyak dari Juventus dan terus berlatih keras. Saya tentu ingin melakukan yang terbaik dalam Piala Dunia 2014 ini setelah itu kembali ke Juventus secepatnya”

Mauricio Isla yang merupakan mantan pemain Udinese itu akan dengan senang hati andai saja pelatih kembali menginginkan dirinya untuk tampil dalam skuad Reguler Bianconneri.

“Saya sudah bekerja keras untuk Cili juga Juventus, buat saya ini adalah hal yang baik. Lalu akankah saya bertahan di Juventus? Saya tahu para fans mendukung saya, dan jika pelatih memang ingin saya kembali maka saya akan sangat senang menerimanya” Imbuh isla.

Isla didatangkan dari Udinese tahun 2012 lalu, dan ia sudah menjadi bagian dari Timnas Senior Cili sejak tahun 2008. …

Indra Sjafri Tak Gentar Hadapi Argentina dan Barcelona

Indra Sjafri

Coach Indra Sjafri yakin pasukan nya bisa bermain baik di turnamen Cotif, Valencia, Spanyol meski harus berada satu group dengan Argentina U-20 dan Barcelona U-20.

Tim Nasional Indonesia U-19 saat ini sedang gencar melakukan sejumlah laga ujicoba sebagai persiapan menuju ke Piala Asia U-19 yang akan digelar pada bulan Oktiber 2014 mendatang. Salah satu langkah persiapan skuad Indra Sjafri adalah dengan mengikuti kompetisi Cotif yang digelar di Valencia, Spanyol. Nah, baru-baru ini pihak penyelenggara merilis hasil drawing fase Group Turnamen Cotif .

Berdasarkan dengan hasil Drawing tim Garuda Jaya berada di Group A bersama dengan Tim Nasional Argeninta U-20, Barcelona U-20, Mauritania U-29 dan Arab Saudi U-20. tentu saja, berada satu Group dengan tim-tim kuat itu adalah sebuah ujian yang besar bagi Timnas Garuda Jaya, kendati demikian, Pelatih Indra Sjafri sangat optimis pasukan nya bisa melenggang dengan baik dalam turnamen tersebut, ia percaya akan kekuatan Evan Dimas cs.

“Tidak masalah satu Group dengan mereka, yang terpenting kami harus berusaha dengan penuh keyakinan bahwa kami bisa. Saya Optimis dan selalu yakin karena kalau kita Yakin, tuhan pasti membantu. Yang jelas kami siap bertanding di turnamen tersebut” Ujar Indra Sjafri kepada salah satu media Setempt.

Seperti yang kami katakan sebelumnya, Turnamen Cotif ini adalah salah satu kegiatan Timnas U-19 sebagai persiapan di Piala Asia U-19 yang akan berlangsung bulan Oktober mendatang, dimana dalam turnamen itu skuad Indra Sjafri menargetkan empat besar karena secara otomatis akan menyegel tiket menuju Piala Dunia U-20 di tahun 2015 mendatang. …

1 2 3 44