Pelatih yang Tidak Pandai Bermain Sepakbola

Gerrard Houllier

Siapa bilang untuk menjadi pelatih yang handal, harus memiliki basic sdan jam terbang yang tinggi sebagai seoarang pesepakbola. Anggapan itu tak sepenuhnya benar, bahkan beberapa pelatih top Dunia membuktikan jika persepsi itu salah. Siapa mereka? Berikut 4 pelatih top Dunia yang tidak punya bakat sebagai seorang pesepakbola.

1. Jose Mourinho

jose mourinho

Siapa yang tak kenal sosok pelatih ini? Ya, pelatih yang tak pernah lepas dari aksi kontroversi ini, merupakan salah satu pelatih terbaik di Dunia. Namanya mulai melejit ketika membawa Porto menjuarai Liga Champions tahun 2004 silam.

Meski kini ia dikenal sebagai pelatih yang sukses, namun kesukses dalam sepakbola tak pernah ia raih semasa menjadi pemain. Bahkan pelatih yang sukses membawa Inter Milan meraih Treble Winners ini, selalu mengalami penolakan dari sejumlah klub lokal di tanah kelahirannya, Portugal.

Perlahan tapi pasti, bermodalkan ilmu psikolog dan metode kepelatihan sepakbola yang diserapnya ketika menjadi pemain. Pelatih yang dijuluki The Happy One ini, merintis karirnya sebagai seorang pelatih hingga dapat seperti saat ini. Mulai dari menjadi pemandu bakat, asisten pelatih, dan pelatih tim junior, pernah dirasakan oleh manajer The Blues Chelsea tersebut.

2. Arsene Wenger

Arsene-Wenger-

Siapa sangka seorang Arsene Wenger dulunya merupakan pemain yang bermain di liga amatir Prancis. Pengetahuannya tentang sepakbola justru ia dapatkan saat berada di bangku pendidikan. Sebelum menangani Arsenal, The The Professor sempat menangani AS Monaco pada periode 1987-1994, serta klub Liga Jepang, Nagoya Grampus pada periode 1995 hingga 1996.

3. Carlos Alberto Parreira

Carlos Alberto Parreira

Carlos Alberto Parreira dikenal sebagai pelatih bertangan dingin. Beberapa tim telah dibawanya meraih kesuksesan, salah satunya Timnas Brazil yang ia bawa meraih trophy Piala Dunia 1994, Copa Amerika 2004 dan Piala Konfederasi 2005. Menariknya, Perreira tak pernah merasakan menjadi seorang pesepakbola. Dulunya ia hanya berprofesi sebagai juru taktik dan pelatih kebugaran.

4. Gerrard Houllier

Gerrard Houllier

Houllier mengawali karirnya sebagai pelatih di tahun 1976, dengan menangani klub amatir, Le Touquet Athletic Club. Perlu kita ketahui, pelatih yang sukses menangani Liverpool serta Olympique Lyon ini, tak pernah tercatat sebagai seorang pemain. Dulunya ia berprofesi sebagai tenaga pengajar, bahkan sempat dipercaya memimpin sebuah sekolah di Perancis, namun ia menolaknya dan memilih untuk meniti karir sebagai seorang manajer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *