Rekor Buruk terbaru Manchester United era David Moyes

Manchester United

Kekalahan dalam Derby Manchester kontra Manchester City dinihari tadi (26/03) waktu setempat menambah rekor buruk manchester United dibawah taktikal anyar David Moyes.

Entah sial atau memang demikian kualitasnya, yang jelas manajer anyar Manchester United yakni David Moyes telah beberapa kali mempermalukan tim besutan nya itu, padahal sejarah dan nama besar juga catatan prestasi sebelumnya seharusnya menjadi senjata baginya untuk meraih sukses bersama tim Bermental Juara itu. Tapi sayang memang, sampai sekarang moyes belum bisa meyakinkan para penggemar setia Manchester United bahwa dirinya memang layak menjadi The Choosen one sebagai penerus Sir Alex ferguson.

Luka tersebut bertambah disaat Publik Old Trafford Stadium harus menanggung malu atas kekalahan kandang dari rival berat sendiri yakni manchester City. Tidak hanya menanggung malu saja, manchester United juga harus menelan pil pahit atas 5 rekor buruk terbaru setelah dikalahkan Manchester City dengan skor telak 0-3.

Rekor buruk pertama Manchester United di era David Moyes adalah kekalahan 10 kali dalam satu musim, dan itu tak pernah didapatkan Setan merah pada era premier League, kemudian yang kedua adalah kekalahan kandang terbanyak selama 12 tahun terakhir ini yakni 6 kekalahan kandang. Tidak sampai disitu saja, untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, penghuni Old Trafford stadium ini hanya berhasil memenangkan satu dari 13 pertandingan kontra klub penghuni 9 besar klasemen EPL.

Kekalahan kandang dari Liverpool dan juga Manchester City baru-baru ini juga menjadi rekor pertama bagi klub di Era Premier League, dan yang terakhir adalah rekor kebobolan tercepat yang mana rekor tersebut terjadi dalam laga kontra Manchester City dinihari tadi waktu setempat, ketika seorang edin Dzeko berhasil membobol gawang David De gea di menit ke 42.

Well, belum sempat mencatatkan prestasi mentereng, David Moyes malah terlebih dulu mengukir rekor buruk bagi klub yang tak pernah ditelan dalam 10 tahun terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *